Passing
Grade ?
Apa
Passing Grade
Setiap tahun, tepatnya
saat-saat liburan seperti ini kami sebagai mahasiswa seringkali mengunjungi SMA
yang merupakan tempat kami bersekolah dulu atau SMA lainnya. Kami sekedar
melakukan sharing pengalaman bagaimana langkah masuk perguruan tinggi, semacam presentasi
dengan tujuan membantu siswa SMA yang pastinya sangat butuh pengetahuan akan
hal itu. Hampir setiap kami berkunjung ke SMA, banyak pertanyaan yang diajukan
oleh siswa SMA tentang apa arti passing grade masuk perguruan tinggi. saya seringkali bingung menjawabnya,
apalagi jika ditanya berapa angkanya. Saya dulu tidak peduli dengan apa yang
dinamakan passing grade, yang saya pikirkan hanya bagaimana saya belajar dan
terus belajar untuk nantinya siap maju bersaing dengan putra-putri calon
mahasiswa dari segala penjuru Indonesia. Melalui tulisan ini, saya mencoba
untuk menjabarkan pendapat saya tentang apa arti passing grade melalui beberapa
poin penjelasan. Ini hanya sebatas pendapat, namun selama ini semua orang yang
saya beri penjelasan mengatakan setuju dengan saya.
Passing
Grade sebagai acuan penilaian pada simulasi (tryout)
Tentu tidak asing dengan
yang namanya tryout, yaitu semacam uji coba mengerjakan soal-soal untuk masuk
perguruan tinggi. Ketika mengikuti tryout ini, beberapa lembaga memberikan
pilihan jurusan dan perguruan tinggi yang akan dituju kepada peserta. Lembaga
tersebut pada akhirnya akan menilai hasil pengerjaan soal tryout dan akan
memberikan pengumuman kepada peserta. Nilai hasil peserta tryout dibandingkan
dengan angka passing grade jurusan yang dipilih, kemudian dari proses seperti
itulah ditentukan apakah peserta lolos atau gagal. Dari latar belakang inilah,
menurut saya, beberapa lembaga penyelenggara tryout menciptakan sebuah angka
yang disebut passing grade. Maka dari itu, jangan heran jika nilai passing
grade itu berbeda-beda untuk tiap lembaga dan juga jangan pusing memikirkan
lembaga mana yang benar angkanya.
Cara
Menghitung Passing Grade
Jumlah soal tes seleksi : 75 butir soal
(untuk memudahkan perhitungan)
Passing Grade = (B x 4) - ( S x 1) x
100
JS x 4
Keterangan:
B = Jumlah jawaban benar
S + Jumlah jawaban
salah
JS = Jumlah soal
Passing Grade SNMPTN
Paijo
Calon Mahasiswa E bisa mengerjakan dengan rincian sbb:
Jawaban benar : 25 soal
Jawaban salah : 25 soal
Tidak terjawab : 25 soal
(25x4) -
(25x1) x 100 = 25
75 x 4
100 -25x100/300
7500/300
= 25
Angka
passing grade JIKA Tidak ada yang valid
Contoh Universitas
Jendral Soedirman Purwokerto menyediakan kuota tertentu untuk calon mahasiswa,
misalkan Fakultas Saintek Program Studi Fisiki
akan mengambil 250 mahasiswa dengan passing grade 23.8%. SNPTN-SBMPTN ataupun Jalur Mandiri.
Passing Grade Unsoed Saintek
|
Kode
|
Program Studi
|
Passing Grade
|
|
411041
|
Fisika
|
23.8%
|
|
411055
|
Manajemen Sumberdaya Perairan
|
24.9%
|
peserta harus memberikan
nilai 23,8% dari nilai maksimal soal Seleksi. Setelah seleksi dilakukan
ternyata memberikan hasil bahwa nilai tertinggi peserta yang memilih Fisikia adalah
23,5%, apakah semua peserta akan ditolak? Dan kursi Saintek Prog Studi Fisika
akan kosong?. Sebaliknya, misalkan peserta yang memilih sebanyak 400 siswa,
setelah Seleksi dilakukan ternyata memberikan hasil bahwa nilai terendah dari 400
peserta tersebut adalah 25.5%. apakah 400 peserta akan diterima semua sedangkan
jumlah kursi hanya 200?. Dari sedikit perumpamaan diatas dapat disimpulkan
bahwa nilai passing grade yang dikeluarkan oleh lembaga tryout tidak bisa
digunakan acuan untuk menembus tujuan pada seleksi SNMPTN.
Dari dua poin diatas
semoga sudah memberikan gambaran apakah arti passing grade. Untuk sukses SNMPTN
atau tes masuk PTN sejenisnya, maka saran dari saya jangan pusing memikirkan
angka passing grade dari lembaga manapun. Pendapat saya, metode penjaringan
mahasiswa adalah meranking hasil test Seleksi dan kemudian diambil sejumlah
kuota yang disediakan, bukan angka passing grade lagi yang telah ditentukan
atau dikeluarkan lembaga tertentu yang dijadikan acuan. Hal demikian pernah dilaksanakan pada waktu
seleksi penerimaan Siswa Baru pada SMP
dan SMA/SMK dengan melihat Jurnal Nilai.
Yang lebih penting adalah mempersiapkan diri untuk bersaing dan bukan hanya mengejar
angka yang tertera pada table passing grade itulah kuncinya. Berusaha dan
percayalah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik jika anda berusaha keras
untuk mendapatkannya.